Minggu, 03 Maret 2019

perjuangan tiada batas

monday,3 of march 2019❤️
Perjalanan hidup bukanlah sesuatu yang patut disesali apalagi mengeluhkannya. Banyak rintangan yang sudah kita hadapi sejak kita dilahirkan hingga saat ini. Saya tidak menceritakan tentang siapa dan apa yang harus diceritakan. Namun, saya akan mengatakan mengapa sukses bukanlah pilihan. Mengapa harus sukses, kenapa harus menjadi pilihan setiap manusia? Apakah sukses harus menjadi target kehidupan kita? Why?
Sebagian orang mengatakan bahwa sukses adalah mimpi yang terkabulkan, mimpi yang sudah menjadi kenyataan. Setiap orang bermimpi untuk menjadi sukses dan bahagia. Kita kembali lagi ke belakang sebelum seseorang menjadi sukses, yaitu apa yang telah dia lakukan sebelumnya. Banyak perjalanan yang sudah ia lalui yang membuat dirinya bisa memiliki kata sukses♡♡♡.
“Aku percaya persahabatan itu ada. Karena aku merasakan kenyamanan yang sama seperti saat aku bersama keluargaku di sisimu.”🌙
Karena aku percaya persahabatan itu ada, sebab itulah aku menemukannya.
Aku menemukanmu, orang asing yang mau menjadi penopangku. Meski dimatamu segala kebaikanmu hanya bentuk balas budi padaku, dimataku tetaplah itu berbeda. Aku percaya, kamu terus-menerus disisiku karena rasa nyaman yang sama. Kamu hanya menampiknya karena terlalu keras kepala.❤️
Kamu bilang, aku bisa pergi kapan saja. Kamu bilang, suatu hari nanti kita akan bertengkar dan berpisah. Sebab itulah kamu tak ingin menyebut hubungan kita persahabatan. Kamu terlalu takut berharap.
Sahabatku, ketahuilah. Pergi bukan berarti tak pernah ada. Bukan hanya sahabat, keluarga pun bisa pergi kapan saja, bukan? Jika seseorang pernah menjadi sahabatmu kemudian ia meninggalkanmu, bukan berarti ia mengkhianatimu. Bukan berarti kamu salah menganggapnya sahabatmu. Bagaimanapun, ia pernah ada dan menjadikanmu saudara. Kepergiannya pastilah ada alasan. Kamu tak bisa menampik ikatan yang pernah kalian rajut bersama. Begitupun kita, sahabatku. Sekalipun nanti keadaan membawaku pergi, bukan berarti aku berpura-pura menjadi sahabatmu selama ini. Sahabat bisa ada di sisimu sepanjang waktu yang ia mampu, tapi ia tak bisa berjanji untuk selamanya ada.🎔
~love story❤️

Jumat, 08 Februari 2019

Bahwa terang itu tak selalu menemani

 saturday,09th february 2019

Hasil gambar untuk light pinkThe Light
Kamu adalah langitku. Langit yang selalu meneduhkanku, menemaniku kapanpun dan dimanapun aku berada. Langit biru yang selalu bisa menenangkan hatiku. Begitu seterusnya kamu jika cahaya selalu menerangi, akan selalu dapat kunikmati indahmu.
Namun hari tak selamanya siang. Aku terlalu nyaman hingga aku lupa jika malampun akan datang. Senjalah yang menjadi penanda.
Katakan saja akulah mentari itu, yang jatuh cinta padamu hai langit. Seperti titah Tuhan, ada mentari, ada pula sang rembulan. Aku melupakan kehadirannya yang meminta senja menjemputku. Ya, aku harus menenggelamkan diri agar sang rembulan dapat memikat sang langit, menunjukkan cahaya indahnya, rupa cantiknya, yang hadirnya selalu diiringi kelip bintang-bintang angkasa.
Seperti itulah aku dan kamu, aku yang terlena dan terlalu nyaman akan hadirmu yang sekian lama menemaniku. Aku memang tak lagi peduli pada apa-apa yang menggodaku. Tapi aku terlalu dangkal untuk mengerti, bahwa banyak pula yang menggodamu, menginginkan hadirmu. Dan kau peduli pada itu. Saat itulah kamu memilih pergi, seperti langit yang memilih rembulan daripada sang mentari.

Sekali lagi, senja adalah akhir dari sebuah hari, membuat apa-apa yang telah terjadi menjadi sebuah rangkaian cerita yang terususun rapi. Seperti puzzle yang harus dirangkai agar terbentuk rupa yang dapat dikenali, kisah-kisah dihari itu yang akan menjadi kenangan dikemudian hari.
Senja yang setelahnya tentu sang malam akan tiba. Sang langit tak lagi peduli pada mentari yang telah pergi, sebab ia hanya peduli pada perjumpaannya dengan sang rembulan. Walau begitu, senja tak pernah marah, ia hanya sunyi. Menyembunyikan segala ceritanya sendiri, etah bahagia atau luka.
Ya, dari senja itu aku belajar menghargai rasa sunyi dan sepi. Tidak selalu aku akan bersama orang yang kupilih. Tidak selalu orang yang kupilih juga memilihku. Terkadang Tuhan membuat apa-apa yang begitu kita sayang pergi, bukan karena Tuhan tak peduli. Bukan. Tuhan bahkan lebih peduli melebihi diri kita sendiri.
Pun dengan saat ini, Tuhan menghadiahkan kesendirian untukku, memberikan sebuah rasa sunyi agar aku menjenguk diri sendiri. Agar aku peduli dengan diri sendiri. Aku mungkin tak sadar, aku telah terlampau mengacuhkan diri sendiri karena sibuk membahagiakan orang lain, terlalu sibuk mengkhawatirkan orang lain. Orang lain yang tidak lain adalah kamu. Dan sekarang, aku berhentikan menyibukkan diri untukmu. Aku hanya akan peduli dengan diriku sendiri.

@dhawiyahrhma_

S E N J A


 Hasil gambar untuk senja

kepada senja,aku belajar tentang 'RELA'





Senja adalah sebuah pembatas antara siang dan malam. Senja adalah pemisah, agar keduanya tidak berjumpa. Senja, sebuah penanda berakhirnya cerita. Hadirnya seperti sebuah kata pinta agar sang mentari segera menggelamkan dirinya. Membuat cahaya mentari itu meredup dan membiarkan awan menjadi penguasa sang langit.
Senja adalah satu dari titah-Nya, tak ada satupun yang dapat menolaknya. Bahkan senja itu sendiri pun harus menerima. Hadirnya bagai pengundang sang pelukis dunia yang namanya tersohor dimana-mana, yang mampu melukis warna sang langit berwarna jingga. Hingga setiap mata yang melihatnya pasti begitu terpesona.

Jika disuruh memilih fajar atau senja, tentu aku akan memilih fajar. Kau tahu alasanku memilihnya? Fajar itu menjemput sang mentari. Dengan anggunnya sang mentari terbit dan menghangatkan langit. Menyinari sisa embun di pagi, mengisyaratkan pada seluruh isi semesta untuk segera memulai cerita. Tentu, semuanya terang, bercahaya dimana-mana, bahkan sekecil apapun celah dari ranting pohon yang saling menyilang akan tetap mendapat bias cahaya.
Terbitnya sang mentari, pertanda dimulainya sebuah hari yang baru. Segala canda tawa ceria anak manusia tak akan dapat tersembunyi di sana. Indah bukan?
Dan senja? Bukannya aku benci. Aku sedikit enggan memang dengan hadirnya. Mengisyaratkan berakhirnya sebuah cerita, menyisakan sunyi. Tidak ada cahaya yang begitu terang yang mampu menyinari bumi, hanya kelip lampu kecil yang seakan tak berarti. Tetap saja kegelapan pemenangnya, hawa dingin dan rasa sepi selalu hadir menemani. Menakutkan, mengharuskan cerita apapun harus tersimpan. Entah cinta atau luka, atau bisa jadi kenangan. Dan membiarkanya menjadi penghantar tidur atau pengisi sebuah mimpi. Hingga datang lagi yang ku tunggu, fajar yang menjemput terbitnya mentari esok hari.


Kamu adalah langitku. Langit yang selalu meneduhkanku, menemaniku kapanpun dan dimanapun aku berada. Langit biru yang selalu bisa menenangkan hatiku. Begitu seterusnya kamu jika cahaya selalu menerangi, akan selalu dapat kunikmati indahmu.
Namun hari tak selamanya siang. Aku terlalu nyaman hingga aku lupa jika malampun akan datang. Senjalah yang menjadi penanda.
Katakan saja akulah mentari itu, yang jatuh cinta padamu hai langit. Seperti titah Tuhan, ada mentari, ada pula sang rembulan. Aku melupakan kehadirannya yang meminta senja menjemputku. Ya, aku harus menenggelamkan diri agar sang rembulan dapat memikat sang langit, menunjukkan cahaya indahnya, rupa cantiknya, yang hadirnya selalu diiringi kelip bintang-bintang angkasa.
Seperti itulah aku dan kamu, aku yang terlena dan terlalu nyaman akan hadirmu yang sekian lama menemaniku. Aku memang tak lagi peduli pada apa-apa yang menggodaku. Tapi aku terlalu dangkal untuk mengerti, bahwa banyak pula yang menggodamu, menginginkan hadirmu. Dan kau peduli pada itu. Saat itulah kamu memilih pergi, seperti langit yang memilih rembulan daripada sang mentari.

Dan senja membuatku mengerti arti sebuah kata “rela”

kekuatan cinta dan doa

friday,08th of february 2019

Pada karang yang tak goyah diterjang ombak
kau ajarkan aku tentang sebuah ketegaran
pada mentari yang selalu tepati janji
menungguku bangun disetiap pagi
                      kau ajarkan aku tentang sebuah ketulusan
                      pada takdirku tentang sebuah pertahan
                      engkau siangku,penuh semangat dan perjuangan
                      engkau malamku,tak lepas dari mimpi dan harapan
dalam hidupku,santun nasihatmu
dalam jiwamu kuat jiwamu
kala aku terjatuh
kau ajarkan kau bersyukur disetiap hempasan yang mendewasakanku
                       kala aku gagal lagi
                       kau menuntutku bangkit lebih tinggi
                       untukmu aku tak pernah lemah
                       aku tak akan menyerah
aku tak akan goyah
terima kasih ayah,ibu
kasihmu ada disiang dan malamku
cntamu ada disetiap tanda dialamku

SMAIT Ruhul Jadid Boarding School 
@dhawiyahrhma_


Kamis, 07 Februari 2019

jatuh cinta diam-diam

 Kamis,07 Februari 2019

Setiap orang punya caranya sendiri untuk mencintai; memilih untuk diam, memerhatikan dari jauh, atau mendoakan diam-diam. Setiap orang punya caranya sendiri untuk jatuh cinta tanpa membaginya dengan orang yang dia cinta. Setiap orang juga punya cara sendiri untuk berbagi tawa dan menyembunyikan tangisnya sendiri.

Rabu, 06 Februari 2019

keheningan malam

Kamis,07 Februari 2019
Ujian apa yang paling berat dihidup kalian,sob?
diusia gue sekarang ini gue pernah alami itu.Semakin bertambahnya umur dan semakin dewasanya kalian ujian tersebut akan berubah tingkatan levelnya.Allah tak pernah gagal dalam menolong hambanya.Terkadang,kita sebagai hambanya tak pernah sadar akan sayang dan perhatiannya Allah kepada kita.Allah itu pencemburu,sob.Ia mau kita selalu dekat dengannya,berprasangka baik,dan rela memberi waktu untuk bersujud memohon yang terbaik kepadanuya.Jangan pernah jauh sedikitpun dariNya karena ujian yang diberikannya itu adalah bukti alasan cintaNya untuk kalian,sob.:)
Allah itu baik banget ya...
ia tak pernah mau jika hambanya itu tersesat kedalam jurang kemaksiatan.Beruntung sekali ketika kita di bangunkan dalam sepertiga malamNya.Disana Allah bukakan pintu curhatnya untuk kitayang ingin mengeluh kesahkan segala macam permasalahn.Ketika doa dan harapan tersebut elum diberikan oleh Allah itu tandanya Allah masih ingin kita selalu dekat denganNya.Jangan pernah menyerah sekalipun,sobTeruslah buat untaian-untaian doa dalam sholat sepertiga malammu.Ketika sang fajar tiba Allah izinkan lagi waktu untuk kita bermunajat kembali kepadaNya.

syukron jazakillah,sob.:)
Tigaraksa,Ruhul Jadid Boarding School

Selasa, 05 Februari 2019

wonder

   perjalanan ini seperti tidak ada ujungnya,setiap kali ku  bertemu hari ada saja ujianyang datang menyapa.Aku belajar dari sebuah pengalaman yang aku jalani.Berbagai ujian,cobaan hingga rintangan sekalipun aku mulai hadapi saat ini.Terkadang aku berfikir kapan kejadian itu datang.Allah sedang menguji kesabaran disetiap ujian yang ia berikan pada saat ini.Aku tak butuh apa-apa,aku tak menuntut banyak dari persahabatan.Aku merindukan rangkulan yang sudah lama tak lagi aku rasakan.2 tahun silam berjalan aku terjun dikehidupan baru dan meniti disebuah jalan yang sangat aku yakini bahwa ini baik untukku.Aku saat ini berada dalam skenarionya.Setiap kali aku memikirkan jawaban tersebut.Lagi-lagi aku bertanya akan hal dimana keajaiban itu?persahabatan itu haqiqi hingga jannahnya kelak.Sebuah genggaman yang mengajarkanku akan janji.Sebuah harapan yang mengantarkanku kepada sebuah mimpi sampai datangnya sebuah kenyataaan.Aku percaya akan diriku sendiri bahkan ketika orang lain tidak mempercayai hal itu.Karena sang juara sendiri selalu yakin bahwa apa yang ia lakukan adalah hal terindah yang sedang ia perjuangkan dan ia rencanakan untuk masa depan kelak.